Tugas
Pengganti GPPH
Nama : Christina Septy Widayanti
NIM : 111134240
Mungkin
anak tersebut disebabkan karena :
a. Kerusakan
otak
b. Faktor
hereditas:
·
Family : orang tua yang memiliki
gangguan ADHD, sehingga anaknya memiliki kemungkinan 57 % beresiko ADHD ( Barkley,
2012 )
·
Twin : kembar identik memiliki
kecenderungan prevalensi ADHD lebih besar dibanding kembar fraternal ( Levy,
2012 )
·
Molecular genetic : dalam hal ini
DNA,RNA, dan protein berperan mengatur informasi gemetic tersebut
c. Toksin
dan faktor medis
Menurut
saya cara penangananya secara umum :
a. Terapi
farmakologi
b. Terapi
psikofarmaka
c. Pendekatan
psikososial
d. Program
pendidikan khusus
e. Modifikasi
perilaku saat pelaksanaan pembelajaran
f. Cognitive
training
g. Konseling
Peran guru kelas dalam menangani anak dengan GPPH
Tujuan pembelajaran yang dirancang untuk anak dengan
GPPH hanya dapat dicapai jika semua orang yang terlibat dalam proses
pembelajaran dan pendidikan anak terintegrasi dengan baik. Dalam sistem
pendidikan di Indonesia, maka peran guru kelas atau guru reguler dalam membantu
menangani anak dengan GPPH adalah dalam bentuk merancang suatu program
pembelajaran individual dengan melibatkan guru lain, orangtua, dan guru
Bimbingan Konseling (BK, jika ada). Edukasi dan pelatihan bagi guru, pelatihan
dan edukasi ini bertujuan:
·
Mengurangi terjadinya stigmatisasi pada
anak dengan GPPH di sekolah, sehingga menghindari adanya anggapan buruk
terhadap anak-anak ini, misalnya cap sebagai anak nakal, bandel atau malas,
dsb.
·
Meningkatkan kemampuan guru dalam
berempati terhadap perilaku dan reaksi emosi anak didik mereka yang mengalami
GPPH (lihat peran guru
dalam penanganan anak dengan GPPH).
Peran orangtua dalam mengembangkan potensi anak
dengan Gpph
Peran orangtua merupakan salah satu kunci
keberhasilan dalam membantu pengembangan potensi anak dengan GPPH ini. Beberapa
strategi yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu anak dengan GPPH adalah :
·
Berusaha mengenali dan memberi respons
emosi yang tepat pada anak
·
Tunjukkan empati
·
Selalu bertanya untuk mendapatkan
masukkan
·
Melakukan modifikasi perilaku sederhana
·
Jelaskan dan selalu lakukan evaluasi
mengenai harapan yang ingin dicapai kepada anak dengan GPPH maupun saudara
kandungnya secara jelas dan singkat.
·
Membantu anak dengan GPPH ini untuk
mengembangkan beberapa strategi dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan
tertentu, dengan mengajarkan anak dengan GPPH dan saudara kandungnya cara penyelesaian
masalah yang optimal.
·
Rancang tata ruang rumah yang ’ramah’
bagi anak dengan GPPH.
·
Bantu anak dengan GPPH untuk dapat mengorganisasikan
kegiatannya dan mengembangkan keterampilan sosialnya.
·
Usahakan untuk selalu bertemu dengan
guru kelas anak secara reguler dan diskusikan berbagai sisi kelebihan dan
kekurangan anak.
·
Jika terjadi perselisihan/konflik dengan
anak GPPH, orangtua dapat melakukan time out sehingga mencegah
memburuknya hubungan orangtua-anak.
·
Jika orangtua terus merasakan kesulitan,
diskusikanlah perasaan ini dengan dokter atau konselor.
·
Edukasi bagi orang tua, agar
orangtua dapat mengerti latar belakang gejala GPPH yang ada pada anak mereka
sehingga mereka dapat bereaksi dengan lebih sesuai dan memberikan respons yang
lebih adekuat (lihat bagian peran orangtua dalam mengembangkan potensi anak
dengan GPPH).
Cara
bekerjasama orang tua dengan guru di sekolah :
a. Berkomunikasi
dengan sekolah dan guru
b. Rencana
ke depan
c. Menciptakan
tujuan bersama-sama
d. Dengarkan
dengan hati-hati
e. Mengembangkan
dan menggunakan rencana perilaku
Tips
untuk menglola kelas bagi guru
1. Jauhkan
kursi anak dari pintu dan jendela
2. Teman
duduk bergantian bahkan tempat duduknya
3. Menulis
informasi penting di mana anak dapat dengan mudah membaca referensi itu
4. Ingatkan
siswa di mana informasi dapat ditemukan
5. Bagilah
tugas besar menjadi lebih kecil
6. Biarkan
anak-anak sering istirahat
Obat
untuk ADHD :
1. Gol.
Metilfenidat
2. Gol.
Deksamfetamin
3. Gol.
Pemolin